Tips Parenting Untuk Para Orang Tua Baru

Spread the love

Orang tua adalah tempat bagi anak untuk bergantung dan belajar, sehingga anak cenderung meniru apa yang dilakukan oleh orang tua. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk belajar ilmu parenting yang baik agar anak dapat tumbuh dengan karakter yang positif.

7 Tips Parenting Untuk Orangtua Muda Milenial

Ilmu parenting memang tidak mudah untuk dipelajari khususnya oleh orang tua muda kaum milenial yang sibuk dengan pekerjaan dan sosialisasi di lingkungan masyarakat. Namun Anda tidak perlu khawatir karena kami akan membagikan tips parenting yang bisa diterapkan oleh orang tua baru:

  1. Hindari menentukan apa yang harus disukai oleh anak

Setiap anak tentu memiliki minat atau keinginan sendiri seperti hobi atau hal-hal yang disukai. Sebagai orang tua yang baik, tidak seharusnya memaksakan apa yang harus disukai oleh anak, justru sebaiknya memberi dukungan tentang hal-hal yang disukai anak.

Orang tua bertugas untuk memberikan bimbingan dan arahan terhadap sesuai yang anak lakukan. Namun hindari mendikte anak karena dapat membuat anak merasa terkekang dan tidak menjalani hal tersebut dengan sepenuh hati.

  1. Berikan anak kesempatan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri

Tips parenting yang selanjutnya adalah tidak membantu anak secara berlebihan. Berikan anak Anda kesempatan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, bila anak membutuhkan bantuan maka beri tahu anak cara untuk menemukan solusi dari masalah yang dihadapinya.

Jika orang tua selalu membantu anak dan terlalu mudah memberikan bantuan, maka anak akan memiliki sifat yang manja dan selalu ingin mengandalkan orang lain.

  1. Ajari anak untuk menggunakan teknologi secara bijak

Di era serba digital saat ini, hampir semua aktivitas dilakukan melalui gadget mulai dari belajar, bekerja, hingga belanja. Anda dapat mengenalkan dan mengajari anak cara menggunakan gadget dengan bijak sehingga anak tidak menggunakan gadget secara berlebihan.

  1. Mengakui kesalahan

Orang tua memang seharusnya menjadi contoh bagi anak-anak, maka ketika orang tua berbuat kesalahan sebaiknya mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada anak. Hal tersebut dapat membentuk karakter anak untuk lebih bertanggung jawab dan mengakui kesalahan yang perbuat.

  1. Selalu menjawab pertanyaan dari anak

Anak memiliki rasa penasaran atau rasa ingin tahu yang tinggi sehingga cenderung sering mengajukan pertanyaan kepada orang tuanya. Jangan lewatkan kesempatan saat anak bertanya karena momen tersebut adalah salah satu proses belajar anak, sehingga orang tua wajib untuk selalu menjawab pertanyaan dari anak.

  1. Tentukan tujuan menerapkan prinsip parenting

Prinsip parenting yang diterapkan oleh orang tua tentu memiliki tujuan, tentukan tujuan menerapkan pola asuh agar pola asuh yang diterapkan menjadi jelas. Misalnya ingin anak memiliki sifat yang jujur dan berani, maka orang tua dapat mengajarkan anak untuk disiplin dan berkata jujur sejak kecil.

  1. Berikan anak pujian bukan hukuman

Saat anak berbuat baik dan berhasil melakukan sesuatu sebainya berikan ia pujian. Namun saat anak melakukan kesalahan sebaiknya orang tua tidak memberikan hukuman kepada anak, hanya menasihati dan memberi tahu kepada anak bahwa yang dilakukannya tidak baik.

Belajar Parenting Dari Pakar Atau Ahli Psikologi Anak

Ilmu parenting bisa dipelajari dari mana saja, namun akan lebih baik jika orang tua belajar ilmu parenting secara langsung dengan seorang ahli. Hal ini justru akan lebih baik untuk menentukan pola asuh sesuai dengan tujuan parenting.